MK Tolak Permohonan 11 Parpol

JAKARTA, (PRLM).-Permohonan uji materi ambang batas perolehan suara 2,5 persen untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi di DPR yang diajukan 11 partai politik (parpol) ditolak Majelis Konstitusi (MK). Dalam putusan sidang yang berlangsung di Gedung MK, Jln. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (13/2), ada pendapat berbeda (dissenting opinion) dari dua hakim konstitusi, Maruarar Siahaan dan Akil Mochtar. Namun, kedua pendapat itu dinilai pemohon tidak memiliki arti apa-apa karena yang terpenting adalah putusan MK.

Berdasarkan putusan MK, kebijakan ambang batas atau parliamentary threshold (PT) dinilai tidak melanggar hak asasi manusia (HAM) dan memperlakukan setiap partai politik (parpol) sama. Selain itu, setiap parpol juga mendapat kesempatan yang sama melalui kompetisi secara demokratis dalam pemilihan umum (pemilu).

“Kemungkinannya memang ada yang beruntung dan ada yang tidak beruntung dalam suatu kompetisi yang bernama pemilu, namun peluang dan kesempatannya tetap sama,” ucap Ketua Pleno Hakim M. Mahfud M.D. saat membaca putusan bernomor 3/PUU-VII/2009 itu.

Mahfud mengatakan, kebijakan PT diperbolehkan oleh konstitusi sebagai politik penyederhanaan kepartaian dan selanjutnya untuk menguatkan sistem presidensial. Namun, mengenai besarannya, itu merupakan kewenangan pembuat UU dan tidak dicampuri MK selama tidak bertentangan dengan hak politik, kedaulatan rakyat, dan rasionalitas.

Permohonan uji materi itu diajukan oleh calon anggota legislatif dan sebelas partai politik (parpol). Kesebelas parpol itu, yakni Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Patriot (PP), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), Partai Karya Pangan (Pakar Pangan), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), dan Partai Merdeka. (A-160/A-187/A-50)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s