Abstrak Tesis

PENGEMBANGAN WARGA NEGARA MULTIKULTURAL IMPLIKASINYA TERHADAP KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN
(Penelitian Grounded Theory dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia)

Realitas kebhinnekaan yang menandai bangsa Indonesia selama ini dikonstruksi dalam bingkai keseragaman berbasis monokulturalisme atas nama stabilitas nasional. Proses reformasi telah memunculkan kesadaran akan pentingnya memahami kembali kebhinnekaan Indonesia berbasis multikulturalisme yang mengusung semangat untuk hidup berdampingan secara damai (peaceful coexistence) dalam perbedaan kultur yang ada baik secara individual maupun secara kelompok dan masyarakat. Kesadaran itu berimplikasi pada perlunya merekonstruksi pemahaman tentang kebhinnekaan Indonesia dalam konteks kewarganegaraan, penyebaran wacana dan praksis multikulturalisme untuk pengembangan masyarakat multikultural, dan perlunya program pendidikan yang sistematis, programatis, dan berkesinambungan sebagai wahana berkembangnya multikulturalisme.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory, yang memberikan peluang sangat besar untuk menemukan teori baru yang disusun dan dibuktikan melalui pengumpulan data yang sistematis, dan analisis data yang berkenaan dengan fenomena itu. Pengumpulan data dan informasi dalam penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara dan teknik yang berasal dari berbagai sumber baik manusia maupun bukan manusia yang meliputi wawancara, studi literatur, dan studi dokumentasi.
Temuan penelitian ini adalah bahwa realitas kebhinnekaan Indonesia perlu dipahami sebagai suatu konstruksi sosial bangsa Indonesia yang dicita-citakan (imagined community); Bangunan Indonesia Baru hasil reformasi adalah sebuah “masyarakat multikultural Indonesia” yang mengacu pada Bhinneka Tunggal Ika; Masyarakat multikultural Indonesia ini meniscayakan perlunya penyebaran dan pemahaman multikulturalisme melalui pendidikan multikultural yang dikembangkan baik dalam konteks pendidikan formal, nonformal, maupun informal; Dalam kerangka membangun masyarakat multikultural Indonesia, setiap warga negara perlu memiliki sejumlah kompetensi kewarganegaraan sebagai budaya kewarganegaraan yang dikonstruksi dari kompetensi personal dan kompetensi sosial yang satu sama lain berjalan berkelindan sebagai modal sosial dan budaya bangsa dan berimplikasi pada perlunya interaksi yang bermakna antar anggota kelompok masyarakat yang berbeda; Pendidikan Kewarganegaraan, baik sebagai program kurikuler, program sosial kultural, maupun program akademik dapat menjadi wahana pendidikan multikultural Indonesia.
Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyebaran pemahaman konsep multikulturalisme melalui pendidikan dan keteladanan perilaku. Para praktisi pendidikan perlu mengkaji, mempertimbangkan, dan mengimplementasi-kan temuan penelitian ini dalam mengembangkan kurikulum baik pada tataran formal, nonformal, maupun informal. Kepada peneliti hendaknya melanjutkan kajian multikulturalisme Indonesia secara mendalam dan meluas untuk berkembangnya masyarakat multikultural Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s