Parpol Jangan Tarik Muhammadiyah

BANDUNG, (PR). Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. H. Din Syamsuddin memperingatkan partai politik untuk tidak menarik Muhammadiyah ke gelanggang politik praktis. Sebagai ormas keagamaan, sosial, dan ekonomi, Muhammadiyah akan hancur apabila terjun ke politik praktis.

“Jangan coba-coba menarik Muhammadiyah ke politik praktis. Caleg-caleg warga Muhammadiyah di berbagai partai juga tidak boleh membawa nama Muhammadiyah saat kampanye,” kata Din saat bersilaturahmi dengan pengurus Muhammadiyah Jabar dan kabupaten/kota di Aula Masjid Mujahidin Jln. Sancang Kota Bandung, Rabu (18/3).

Muhammadiyah pernah menyalurkan suara kepada Syarikat Islam (SI) dan Masyumi. Pada 1971 Muhammadiyah kembali ke khitah sebagai ormas keagamaan. Dengan kembali ke khitah, PP Muhammadiyah mengeluarkan keputusan No. 160/2009 yang menetapkan tidak boleh ada rangkap jabatan antara Muhammadiyah dan partai. “Upaya ini harus dipahami sebagai jalan menyelamatkan Muhammadiyah dari tarikan kepentingan politik,” ujar Din.

Untuk Pemilu 2009, Din mengimbau warga Muhammadiyah untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan kritis.

“Arahkan suara kepada kader-kader Muhammadiyah yang dipercaya di mana pun partainya.”

Kader Persis

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) mengimbau jemaah Persis menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Legislatif 9 April. PP Persis mengingatkan agar memilih anggota atau pengurus Persis yang menjadi caleg.

“Tidak memilih memang hak seseorang. Tapi, kalau tindakannya merugikan, perlu dipikirkan masak-masak sebelum golput. Ushul fiqh menyatakan kalau tidak bisa semuanya, maka jangan tinggalkan semuanya,” kata Ketua Umum PP Persis K.H. Shiddieq Amin, Kamis (19/3).

Keputusan untuk memilih caleg dari kalangan Persis, kata Ustaz Shiddieq, sesuai dengan hasil Rakernas PP Persis di Hotel Antik Soreang, beberapa waktu lalu. “Hal ini untuk menjaga keutuhan organisasi.”

Ustaz Shiddieq mengatakan, pada Pemilu 2009 PP Persis tidak lagi mengarahkan suaranya kepada satu partai. “Tapi, kami mengimbau agar jemaah Persis menyalurkan hak pilihnya kepada kader-kader Persis sehingga keutuhan organisasi bisa terjaga. Kader-kader Persis juga diharapkan membawa aspirasi Persis saat duduk di legislatif,” ucapnya.

Sumber: http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=65329

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s